Example floating
Example floating
Way Kanan

Intimidasi Kepala Kampung Akibat Dugaan Tidak Netral

150
×

Intimidasi Kepala Kampung Akibat Dugaan Tidak Netral

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Way Kanan

Ketua Bawaslu Way Kanan Sukindra, “Mewarning Unsur Pemerintahan” mulai dari Pejabat Pemkab, sampai dengan Pejabat tingkat Kampung di Way Kanan. Yang “tidak Netral” dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif (PILEG) dan Pemilihan Presiden (PILPRES) Akan mendapatkan sanksi, sesuai dengan Regulasi yang telah ditetapkan. karena, sudah jauh-jauh hari Baswalu sudah mengingatkan, dan bahkan sudah menyurati Camat dan Kepala Kampung se-Way kanan.
“ Kami sudah membuat surat himbauan netralitas kepada Kepala Kampung seWay Kanan, jika masih ada yang tidak netral kami minta pihak yang menemukan membuat laporan dan dilengkapi syarat formil dan materilnya agar bisa ditindak lanjuti, dan saya pastikan akan kami tindak lanjuti,”ujar Sukindra.selasa-19-Desember-2023.

Example 300x600

Pernyataan Sukindra tersebut, menjawab banyaknya keluhan masyarakat Way kanan yang mendapatkan intimidasi dari Perangkat Kampung. Agar warga yang tidak memilih Calon yang digadang-gadang Kepala Kampung akan distop bantuan pemerintah yang telah ia terima selama ini, karena memang ia berhak menerimanya,
“ Kami didatangi Pak Rt dan Linmas,diminta untuk tidak ikut berpolitik dan tidak boleh mendukung calon lain selain calon yang dibawa Kepala Kampung, kalau tidak, maka bantuan pemerintah yang kami terima akan di stop. Masih kata Masri,Kami mau Lapor-lapor kemana, sebab jangankan kami yang orang awam, pejabat saja yang lapor paling hanya di panggil tapi tidak ada hukuman, yang ada nanti kalau kami laporan maka kehidupan kami akan dipicing aparat Kampung, karena sesungguhnya masalah ini disetiap kampung ada yang mengalami seperti kami ,”jelas Masri.

Pernyataan Masri tersebut dibenarkan oleh Turgun, salah seorang warga di Kecamatan umpu semenguk yang harus menelan pil’pahit, bantuan beras 10 Kg yang diterimanya dan beberapa warga distop aparat Kampung, yang diduga atas perintah Kepala Kampung karena Turgun menjadi tim sukses calon yang bukan di dukung oleh Kepala Kampungnya.
“Masalah kami ini sudah kami pertanyakan ke Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, mirisnya hingga sekarang kami belum mendapatkan jawaban yang memuaskan, padahal kami hanya meminta Dinas Sosial menunjukkan apakah memang nama kami sudah di coret dari penerima bantuan, atau hanya akal-akalan Perangkat kampug saja karena kami tidak mendukung calon yang didukung Kepala kampung,” papar Turgun.
Harap Turgun, semestinya pihak berkompenten melalukan pengkajian ulang atas penerima bantuan pemerintah, karena banyak warga yang layak menerima tetapi tidak menerima, begitu juga sebaliknya.

Sayangnya Kepala Dinas Sosial WayKanan Bismi janadi SE hingga berita ini terbitkan belum juga dapat dihubungi,*tegor

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250